Sabtu, 02 April 2011

BATU EMPEDU

Beberapa waktu yang lalu seorang siswa menanyakan tentang penyakit batu empedu. Walaupun sudah saya jawab dengan sederhana namun rasanya masih kurang puas kalo tidak bisa share dengan yang lain. Berikut akan saya paparkan secara singkat tentang penyakit batu empedu... ^_^

A. Definisi

Batu empedu adalah massa kecil dan keras, terbentuk dari empedu, dapat timbul dalam kandung empedu. Massa ini menimbulkan nyeri bila mereka bergerak dan tersangkut di saluran terdekat


B. Penjelasan

Di negara maju, sebagian besar batu empedu terutama terdiri atas kolesterol , zat berlemak yang diolah dalam hati dan disimpan dalam kandung empedu sebagai salah satu komponen empedu. Batu empedu dapat berkembang jika 'campuran' normal empedu berubah dan kandungan kolesterol tinggi. Batu empedu jauh lebih sering terjadi pada wanita berusia 30 tahun ke atas. Sebagian besar penderita batu empedu tidak memiliki gejala sama sekali. Jika batu tersangkut pada salah satu saluran yang keluar dari kantung empedu, barulah timbul gejala.




Gejala utama: rasa nyeri dengan intensitas dan sering timbul setelah makan makanan berlemak, saat empedu dilepas dari kandung empedu untuk membantu pencernaan. 

Perawatan untuk batu empedu yang menimbulkan gejala adalah kolesistektomi, atau tindakan bedah untk mengangkat kandung empedu

Macam-macam gangguan batu empedu

  • Batu dalam Saluran Sistikus
Jika batu empedu tersangkut di saluran sistikus, pengosongan kandung empedu dapatterhambat dan timbul reaksi peradangan yang disebut Kolesistisis


  • Batu dalam saluran empedu Komunis
Batu yang menyumbat aliran empedu dari kandung empedu atau hati ke duodenum dapat menimbulkan berbagai rasa nyeri dan tidak nyaman, serta dapat menyebabkan ikterus. Nyeri ini disebut kolik biliar dan biasanya merupakan tanda awal adanya batu empedu

Bahaya Mengkonsumsi Daging Babi



Dalam agama Islam mengkonsumsi babi adalah haram hukumnya, ternyata larangan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan penelitian tentang babi maka ditemukan fakta bahwa babi



1. Mengandung belerang dengan kadar yang tinggi

 Ketika seseorang mengkonsumsi daging babi secara otomatis kandungan belerang akan ikut terserap dalam tubuh. Jumlah yang belebihan ini dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti
  • Infeksi persendian, jika belerang menumpuk dalam sel tulang rawan, otot dan saraf
  • Pengapuran
  • Hernia
Ketika daging babi dimakan secata continue, jaringan ikat lunak pada abai menggantikan tulang rawan keras di dalam tubuh. Akibatnya tulang rawan tidak mampu menopang bobot badan dan akirnya membawa kelainan pada persendian

2. Mengandung Hormon Pertumbuhan dalam Jumlah berlebih

Hormon pertumbuhan dalam jumlah berlebih akan tercerna melalui babi mengakibatkan pembengkakan dan kelainan bentuk jaringan. Hal ini dapat menimbulkan penimbunan lemak secara tiba-tiba dan berlebihan. Orang yang memakan babi pada umumnya memiliki resiko lebih besar mengalami kegemukan. Hal itu berpeluang mendororng pertumbuhan yang tidak wajar pada tulang hidung, rahang, tangan dan kaki. Hal yang paling berbahaya mengenai hormon pertumbuhan dalam jumlah berlebih adalah bahwa hal ini membuka jalan bagi munculnya kanker

3. Menyebabkan Penyakit Kulit

Zat yang dkenal sebagai Histamin dan Imtidazol pada daging babi menyebabkan gatal berlebihan. Zat-zat ini juga memberi jalan bagi penyakit-penyakit kulit menular seperti eksem, dermatitis dan neurodermatitis. Zat-zat ini juga meningkatkan peluang terjangkitnya bisul, radang usus buntu, penyakit kantung empedu dan infeksi pembuluh darah nadi. Karenanya para dokter menyarankan penderita penyakit jantung agar menghindari makan babi.

4. Menyebarkan cacing Trichina ( Trichinella spiralis )

Larva Trichina dalam daging babi memasuki peredaran darah melalui lambung dan usus dan menyebar ke seluruh tubuh. Cacing ini terutama akan mendiami jaringan oot pada rahang, lidah, leher, tenggorokan dan dada. Sehingga menimbulkan kelumpuhan pada otot-otot gerak mengunyah, berbicara dan menelan. juga dapat menimbulkan penyumbatan pembuluh vena, meningitis dan infeksi otak. Kasus-kasus parah berujung pada kematian.
 Sisi paling menakutkan adalah sampai saat ini belum ada obatnya

Seseorang yang terifeksi Trichinella


5.  Sangat berlemak dan mengandung zat racun

Babi sangat berlemak, ketika dicerna lemak tersebut memasuki pembuluh darah dan menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan nadi, meningkatkan tekanan darah dan serangan jantung ( coronary infarct ). Selain itu babi mengandung suatu racun yang dinamakan Sutoxin. Kelenjar getah bening ( limfe ) dipaksa bekerja lebih keras untuk mengeluarkan racun ini dari tubuh. Hal ini ditandai dengan pembengkakan kelenjar lmfe, khususnya pada anak-anak. Jika penyakit ini terus berlarlanjut, semua kelenjar getah bening akan membengkak, suhu badan naik dan sakit mulai terjadi.

Akankah anda berfikir panjang untuk memutuskan mengkonsumsi daging babi??


Daur Biogeokimia ( Gambar )

 Berikut ini kami tampilkan gambar untuk siklus/ daur Biogeokimia. Berhubung kualitas gambar untuk yang berbahasa Indonesia tidak begitu bagus maka kami menampilkan gambar dalam bahasa Inggris.. It's OK kan?? sekalian belajar bahasa Inggris n persiapan jadi RSBI...Amiin ( keep positive thinking n confident.. ^_^)


1. Daur/ Siklus Air

Add caption
2. Siklus/ Daur Karbon




Siklus/ Daur Nitrogen



4. Siklus/ Daur Sulfur ( Belerang )


5. Siklus/ Daur Phosphor



Jumat, 01 April 2011

PENCEMARAN LINGKUNGAN


Lingkungan

Kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan keadaan mahluk hidup termasuk perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta MH lain

Keseimbangan Lingkungan

Jika komponen biotik berada pada komposisi  yang proposional antar tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik

Contoh: Hutan

Hutan: Bentuk Ekosistem yang seimbang

Daya dukung lingkungan

Kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung kelangsungan hidup mahluk hidup dengan adanya ketersediaan makanan

Contoh:
Hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa

Daya lenting lingkungan

Kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan/ gangguan

Pencemaran

Perubahan yang tidak diinginkan pada lingkungan
Meliputi:
·      Pencemaran udara
·      Pencemaran tanah
·      Pencemaran air

Istilah-istilah yang berhubungan dengan pencemaran

·      Limbah

Benda/ zat yang mengandung berbagai bahan yang membahayakan manusia, hewan dan mahluk hidup lain

·      Polutan

MH/zat/energy/ komponen yang  menyebabkan pencemaran




Macam-macam polutan
·      Polutan Biologi          :                  Bakteri, sampah
·      Polutan zat kimia                       Hg,CO2,                CFC,debu asbes,pestisida
·      Pencemaran energy/fisik                       panas,radiasi

A.      PENCEMARAN UDARA
Jenis Polutan dan asalnya

1.    CO(karbondioksida)
·      Penggunaan bahan bakar fosil
·      Respirasi
·      Pembusukan

2.    SO2 dan NO
·      Pemakaian bahan bakar fosil
·      Gas kendaraan bermotor
·      CO (karbon monoksida)
·      Pemakain bahan bakar fosil
·      Pembakaran tak sempurna pada kendaraan   berrmotor

3.    CFC (Chloro Fluor Carbon)
·      Pendingin ruangan
·      Lemari es
·      Penyemprot  aerosol

Pencemaran Udara

Karakteristik zat
1.    CO
Ø  Tidak berbau, berasa dan berwarna
Ø  Tidak stabil
Ø  Brasal dari pembakaran yang tak sempurna
Ø  Mudah berikatan dengan Hb mengakibatkan kekurangan oksigen

Hujan asam
Ø  Hasil pembakaran kendaraan bermotor
Ø  Penyebab: SO2 dan NO2
Ø  Reaksi

                2SO2 + O2                                            2 SO3
                SO3 + H2O                            H2SO4

Efek:
  • ·      Merusak tumbuhan/hutan dll
  • ·      Berkaratnya benda-benda logam
  • ·      Penurunan pH tanah dan air
Dampak Hujan Asam

Dampak Hujan Asam

Green House Effect
Ø  Peningkatan suhu I bumi karena meningkatnya kadar CO2 di atmosfer
Ø  Akibat: Global warming
Ø  Mencairnya es di daerah kutub
Ø  Naiknya permukan air laut
Ø  Tenggelamnya kota-kota tepi pantai


Penipisan lapisan ozon
Ø  Ozon terdapat pada lapsan stratosfer
Ø  Menahan 99% radiasi ultraviolet
Ø  Penyebab: CFC

Meluasnya Daerah Penipisan Lapisan Ozon
Dampak:
  • ·      Gangguan kesehatah: kanker kulit, katarak
  • ·      Kerusakan tanaman budidaya

Katarak

Pandangan Mata pada penderita Katarak

Kanker Kulit

B.      PENCEMARAN TANAH
Sumber
  • Limbah rumah tangga
      Plastik, kaleng dll
  • Limbah pertanian
      Pupuk buatan, pestisida

C.      PENCEMARAN AIR
Sumber
·      Limbah rumah tangga
      Deterjen, sampah     bakteri
·      Limbah industry
      Hg,Pb,Cr,Cu,Zn,Ni
·      Limbah pertanian
      Pupuk buatan, pestisida

      Efek: Eutrofikasi

Eutrofikasi Enceng Gondok

Blooming Alga Cyanophyta

·      Limbah pertambangan
Ø  Pencemaran minyak



D.      PENCEMARAN SUARA
Ø  Intensitas bunyi > 50 dB


Sumber:
Mesin industry, kendaraan bermotor, pesawat terbang


Intensitas Suara

Parameter Kualitas Limbah
·      BOD ( Biochemical Oxygen Demand )
      Ukuran kandungan O2 yang diperlukan oleh                mikroorganisme dalam air untuk             menguraikan bahan organik

BOD= O2 terlarut awal – O2 terlarut akhir

·      COD ( chemical Oksigen Demand )
Jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia

·      DO ( Dissolved Oxygen )
      Kadar oksigen terlarut dalam air

·      pH
ukuran keasaman/ kebasaan limbah
pH netral 6,5 – 7,5

Penanganan Limbah

limbah Organik
·      makanan ternak
·      kompos
·      biogas

Pengolahan Limbah


Pembuanat Kompos

limbah Anorganik:
·      sanitary Landfill
·      pembakaran dalam incinerator (incineration)
·      penghancuran ( Pulverisation )
·      Daur ulang


Daur Ulang

Daur Ulang


Pembuatan Reagen dalam Uji Makanan

 


Ada beberapa larutan penting yang sangat lumrah dipakai oleh guru-guru di sekolah baik tingkat SMP maupun SMP, untuk mata pelajaran IPA-Biologi atau IPA-Kimia pada percobaan uji bahan makanan. Beberapa larutan yang biasa dipakai itu misalnya: (1) larutan Benedict; (2) Larutan Biuret; (3) Larutan Fehling A dan Fehling B; (4) Larutan Lugol.
Berikut adalah cara-cara untuk membuat larutan-larutan tersebut:

1. Larutan Benedict
Larutan Benedict digunakan untuk menguji adanya kandungan glukosa dalam suatu bahan (makanan). Adanya glukosa dalam bahan ditandai dengan warna merah bata. Cara membuat larutan Benedict yaitu:
(1) Larutkan 173 gram natrium sitrat dan 100 gram natrium karbonat ke dalam 600 ml air suling.
(2) Panaskan hingga larut, kemudian saring.
(3) Larutkan 17,3 gram kupri sulfat ke dalam 150 ml air suling.
(4) Secara perlahan-lahan, tambahkan larutan kupri sulfat ke dalam larutan natrium sitrat-natrium karbonat. Aduk terus-menerus.
(5) Tambahkan air suling sehingga mencapai volume 1 L.

2. Larutan Biuret
Larutan Biuret dipakai untuk menguji adanya kandungan protein dalam suatu bahan (makanan).
Cara membuat larutan Biuret yaitu:
(1) Larutan perusi/terusi atau CuSO4 (kupri sulfat) seberat 1 gram ke dalam air suling 99 gram. Wadahilah dalam botol tersendiri.
(2) Larutkan 20 gram NaOH dalam air suling 80 gram. Wadahi dalam botol terpisah.
Cara Penggunaan: Zat yang akan diuji ditetesi dulu dengan larutan NaOH, baru setelah beberapa saat ditetesi dengan larutan perusi. Adanya protein ditandai dengan perubahan warna bahan menjadi ungu.

3. Larutan Fehling
Cara membuat:
(1) untuk membuat fehling A, larutkan 34,6 gram kristal CuSO4 (kupri sulfat/terusi/perusi) dalam 500 ml air suling. Jika larutan kurang jernih, dapat ditambahkan beberapa tetes asam sulfat pekat.
(2) untuk membuat fehling B, larutkan 77 gram KOH ke dalam 500 ml air suling. Kemudian tambahkan kalium natrium tartrat sebanyak 175 gram, aduk sampai semuanya larut.
(3) Fehling A dan Fehling B disimpan dalam botol terpisah. Keduanya dapat dicampur dengan perbandingan yang sama saat akan digunakan. Larutan Fehling digunakan untuk menguji gula pereduksi.

4. Larutan Lugol
Larutan Lugol adalah larutan yang sering digunakan untuk menguji adanya kandungan amilum. Cara membuatnya adalah sebagai berikut:
(1) Larutkan 6 gram KI dalam 100 ml air suling.
(2) tambahkan 3 gram kristal iodium, aduk sampai rata.
(3) Saat akan digunakan, larutan tersebut harus diencerkan dengan air suling. Perbandingannya 1:10.

Rabu, 30 Maret 2011

Ekosistem


Ekologi
Oikos: Rumah/ tempat tinggal
Logos: Ilmu

Ilmu yang mempelajari hubuhngan mahluk hidup dengan lingkungan

Pencetus: Ernest Haeckel

Komponen ekosistem
  • Komponen Biotik: komponen berupa mahluk hidup
  • Komponen abiotik: komponen berupa benda tak hidup

Komponen Biotik
  • Produsen : Kelompok mahluk hidup yang besifat autotrof
  • Konsumen : Kelompok mahluk hidup yang bersifat heterotrof
  • Decomposer : kelompok mahluk hidup yang menguraikan sisa-sisa mahluk hidup lain yang sudah mati
  • Detrivor : Kelompok mahluk hidup pemakan detritus ( serpihan/potongan/ sisa2 tubuh MH )
  • Scavenger : kelompok mahluk hidup pemakan bangkai
  • Predator : Kelompok mahluk hidup yang memburu dan memakan mangsanya
  • Parasit : Kelompok mahluk hidup yang hidup menempel dan mengambil makanan dari inangnya

Komponen Abiotik
  • Udara
  • Angin
  • Kelembaban
  • Suhu
  • Cahaya
  • Mineral
  • Keasaman
  • Salinitas

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

1.    Interaksi antar  individu membentuk POPULASI
      Disebut interaksi Intraspesifik
Akibat
·         Kompetisi
·         Kerjasama

2.    Interaksi antarpopulasi membentuk KOMUNITAS
     
  • Simbiosis( Mutualisme, Komensalisme dan Parasitisme )
  • Predatorisme
  • Netralisme
  • Kompetisi
  • Antibosis

3.    Interaksi antarkomunitas dengan komponen abiotik membentuk ekosistem
4.    Interaksi antar ekosistem membentuk bioma
·         Bioma Hutan Hujan Tropis
·         Bioma Hutan gugur
·         Bioma gurun
·         Bioma taiga
·         Bioma Tundra
·         Bioma Padang Rumput
·         Bioma Savana

 Gambar-gambar silahkan dilihat disini: BIOMA

SUKSESI
Macam-macam Suksesi
·      Suksesi Primer
Contoh: suksesi di P. Krakatau
·      Suksesi Sekunder
Contoh: Suksesi pada rawa, suksesi pada hutan yang terbakar

Suksesi Primer

Suksesi Sekunder


ALIRAN ENERGI
Terdapat pada:

  1. Rantai Makanan
  2. Jaring-jaring makanan
  3. Piramida Ekologi
         Piramida jumlah
         Piramida Biomass
         Piramida Energi

Rantai Makanan


Jaring2 Makanan

Piramida Energi


DAUR BIOGEOKIMIA
·      Daur air
·      Daur karbon
·      Daur nitrogen
·      Daur fosfor



Siklus Air dan Karbon

Siklus Nitrogen dan Fosfor


Gambar untuk daur Biogeokimia ( klik yang bergaris bawah...^_^)






















Minggu, 06 Maret 2011

I'm Sorry...........

Halo semua....
Thanks sudah menyempatkan waktu buat mengunjingi blog saya....mohon maaf yang sebesar-besarnya sudah sejak beberapa lama tidak membuat posting baru...Alhamdulillah sedang banyak diberi tugas oleh pihak sekolah...btw makasih ya atas apresiasinya,,
InsyaAllah dalam waktu dekat akan segera mebuat posting baru...