Rabu, 17 Agustus 2011

BIOLAB: PLASMOLISIS

A. JUDUL PRAKTIKUM: PLASMOLISIS

B. TUJUAN: Mengamati terjadinya peristiwa plasmolisis pada daun Rhoeo discolor

C. DASAR TEORI
Plasmolisis adalah peristiwa terlepasnya membran sel pada sel tumbuhan akibat sel berada pada lingkungan yang   bersifat hipertonis. Kondisi sel yang hipotonis terhadap lingkungan mengakibatkan terjadinya peristiwa osmosis dari sel ke lingkungan. Akibatnya kadar air di dalam sel menurun drastis dan membran sel terlepas dari dinding sel.

D. ALAT DAN BAHAN
Alat:
Mikroskop                             1 unit
kaca obyek                           4 buah
Kaca penutup                       1 buah
Pipet                                       1 buah
Pinset                                     1 buah
Gelas bekker                        1 buah
Silet yang tajam                   disesuaikan
Bahan
Daun Rhoeo discolor
Larutan garam
Kertas tissue

E. CARA KERJA
  1. Buatlah sayatan tipis daun Rhoeo discolor ( ambillah bagian permukaan bawah yang berwarna ungu )
  2. Letakkan pada kaca obyek, tetesi air, tutup dengan kaca penutup
  3. Amati dibawah mikroskop
  4. Gambarkan hasil pengamatan anda
  5. Buanglah air dari preparat yang anda buat ( gunakan kertas tissue ) prlahan-lahan
  6. Gantikan air dengan larutan garam
  7. Amati dan bandingkan kondisi sel sebelum dan sesudah ditetesi larutan garam
  8. Gambarkan hasil pengamatan anda!
F. HASIL PENGAMATAN
 Hasil Ideal 
Sebelum ditetesi larutan garam
Warna ungu nampak penuh dan merata



Sesudah ditetesi air garam
Warna ungu menjadi tidak merata, mengumpul di tengah atau tepi, menunjukkan adanya pelepasan membran sel dari dinding sel



Sabtu, 13 Agustus 2011

Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Jaringan pada tumbuhan terdiri atas
A. Jaringan Meristem
B. Jaringan Dewasa

A. Jaringan Meristem
Adalah jaringan yang masih aktif membelah, memiliki ciri-ciri sebagai berikut
  • Sel memiliki bentuk yang sama, belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi
  • Umumnya berbentuk kubus
  • Dinding sel tipis
  • Protoplasma banyak
  • Vakuola kecil
  • Inti sel besar
  • Kloroplas belum masak, sehingga warnanya cenderung lebih muda

Derdasar letaknya, jaringan meristem dikelompokkan menjadi tiga yaitu:
  • Meristem apikal ( meristem pucuk )
  • Meristem lateral
  • Meristem interkalar
Keterangan
Meristem apikal misalnya jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang
Meristem lateral misalnya pada jaringan kambium gabus
Meristem interkalar adalah meristem yang terdapat diantara jaringan dewasa

Pada meristem apikal, terdapat promeristem yaitu calon jaringan meristem yang nantinya akan berkembang menjadi jaringan-jaringan yang lain/ Yaitu
  • Protoderma yang akan berkembang menjadi jaringan epidermis
  • Prokambium yang akan berkembang menjadi kambium, xilem dan floem
  • Meristem dasar yang akan berkembang menjadi jaringan parenkim, kolenkim dan sklerenkim

B. Jaringan Dewasa
Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah mengalami diferensiasi dan spesialisasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Biasanya bentuknya disesuaikan dengan fungsinya.
Jaringan dewasa terdiri atas
  1. Jaringan epidermis
  2. Jaringan pengangkut ( xilem dan floem )
  3. Jaringan penyokong/ penguat ( kolenkim dan sklerenkim )
  4. Jaringan pengisi/ parenkim
  5. Jaringan gabus/ feloderma ( felogen dan felem )
Jaringan dewasa yang menyusun organ daun


Jaringan Epidermis
  • Umumnya berbentuk pipih selapis, dilindungi kutikula atau lilin
  • Tidak berklorofil
  • Berfungsi melindungi jaringan dibawahnya
  • Beberapa mengalami modifikasi membentuk trikoma dan stomata (pada daun ) dan rambut akar (akar)
Jaringan Pengangkut
Terdiri atas xilem dan floem
Xilem
  • Berfungsi mengangkut air dan garam mineral dalam trensportasi intervasikuler
  • Elemen xilem terdiri dari unsur pembuluh
  • Sel-selnya memanjang, tersusun dari trakhea dan trakheid
  • trakhea dan trakheid merupakan sel mati yang tidak memiliki protoplasma dan hanya tersisa dinding selnya
  • Trakhea merupakan unsur terpenting pada sistem xilem angiospermae, dan tidak terdapat pada gymnospermae
Floem
  • Berfungsi menyalurkan zat-zat makanan hasil proses fotosintesis dari dau ke seluruh bagian tubuh tumbuhan
  • Elemen floem tersusun dari unsur-unsur tapis, sel pengiring dan serabut floem, sklereid dan parenkim floem
  • Parenkim floem berfungsi menyimpan cadangan makanan
Struktur xilem dan floem ( klik gambar untuk ukuran penuh )

Jaringan penguat/ Penyokong
Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim
Kolenkim
  • Kolenkim merupakan sel hidup dan bersifat parenkim
  • Beberapa mengandung kloroplas
  • Terdapat pada epidermis batang, tangkai daun, tangkai bunga dan ibu tulang daun
  • Dinding kolenkim mengandung selulosa, pektin dan hemiselulosa.
  • Dinding sel mengalami penebalan yang tidak merata

Sklerenkim
  • Terdiri dari sel-sel mati
  • Dinding sklerenkim sangat tebal, kuat dan mengandung lignin.
  • Dinding sel mengalami penebalan primer dan sekunder
  • Berdasar bentuknya, sklerenkim dikelompokkan menjadi dua yaitu sklereid ( sel batu ) dan serabut sklerenkim.
  • Sklerenkim terdapat pada batok kelapa, kulit buah kenari dan jarak, peer
Kolenkim dan sklerenkim ( klik gambar untuk ukuran penuh )

Jaringan Gabus ( Periderma )
  • Adalah jaringan pelindung yang dibentuk untuk menggantikan epidermis batang dan akar yang menebal akibat pertumbuhan sekunder
  • Terdapat pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae
  • Fungsi utamanya adalah sebagai pelindung tubuh dari kehilangan air
Struktur
Terdiri atas kambium gabus / felogen.
Felogen membentuk felem ( kearah luar ) dan feloderma ( ke arah dalam )



Add caption

Selasa, 09 Agustus 2011

Hasil Praktikum Struktur Jaringan Tumbuhan Kelas XI IPA 1

Mereka sudah berusaha denan sebaik mungkin, meskipun hasilnya jauh dari sempurna namun usaha mereka sangat pantas diberi penghargaan.....
Mudah-mudahan bisa memberi motivasi bagi yang lain..... (^_^)V

Penampang melintang daun Rhoeo discolor

Penampang membujur daun Zea mays dengan stomata 

Penampang Membujur daun Zea mays dengan stomata
Catatan: Klik gambar untuk mendapatkan ukuran yang lebih besar... :)

Senin, 08 Agustus 2011

Panduan Praktikum: Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Halo.......
Sudah praktikum Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan?
Dengan preparat buatan sendiri??

Berikut ini akan saya berikan panduan gambar-gambar yang seharusnya anda peroleh dalam pengamatan yang telah kita tentukan dalam prosedur praktikum.

1. Leaf ls : stomata


Stomata pada epidermis bawah Rhoeo discolor

Stomata pada epidermis bawah daun Zea mays ( SEM )

2. Monocot  stem cs


3. Dicot stem cs


4. Stem ls


5. Dicotyl Root cs


6. Leaf cs

Zea mays leaf. ts
Walau tidak harus sama persis namun setidaknya bisa memberikan gambaran tentang obyek yang anda amati....semoga berhasil,,

Jumat, 05 Agustus 2011

Daftar Praktikum Biologi Kelas XI IPA semester 1


1. Mikroskop
Tujuan: Mengenal, memahami dan mengaplikasikan bagian-bagian mikroskop dan cara pengoperasiannya
Alat dan Bahan:
Mikroskop
Preparat awetan ( bebas )

2. Struktur dan Fungsi Sel
Tujuan: Mengamati bentuk dan struktur sel mahluk hidup
Alat dan Bahan
Mikroskop
Kaca obyek/ Objec Glass
Kaca penutup
Pinset
Pipet
Gelas bekker
Jarum
Daun Rhoeo discolor
Gabus ketela pohon
Bawang merah
Tempe
Air kolam dan air sawah

3. Plasmolisis
Tujuan: Mengamati peristiwa plasmolisis pada sel tumbuhan
Alat dan Bahan
Mikroskop
Kaca obyek
Kaca penutup
Pinset
Pipet
Silet yang tajam
Daun Rhoeo discolor
Larutan garam/ larutan glukosa
Alat tulis

4. Osmosis
Tujuan: Menghitung laju osmosis pada konsentrasi zat yang berbeda-beda
Alat dan Bahan
Gelas bekker/ cawan petri
Pinset
Timbangan
Spatula
Stopwatch/ jam
Kentang
Garam
Air


5. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan
Tujuan: Mengamati dan mengidentifikasi bermacam-macam jaringan yang menyusun organ tumbuhan
Alat dan Bahan
Mikroskop
Kaca obyek
Kaca penutup
Pinset
Pipet
Silet yang tajam
Jarum
Gelas bekker
Preparat awetan
Daun Rhoeo discolor
Tanaman pacar air
Tanaman jagung ( akar, batang dan daun )
Larutan eosin

6. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Hewan
Tujuan: Mengamati jaringan pada hewan
Alat dan Bahan
Mikroskop
Preparat awetan jaringan hewan
Alat tulis

7. Sistem Gerak: Rangka
Tujuan: Mengamati dan mendefinisikan bermacam-macam jenis dan  bentuk tulang penyusun tubuh manusia dan struktur rangka tubuh manusia
Alat dan Bahan
Rangka Manusia
Kertas HVS
Pensil

8. Penyusun Tulang
Tujuan: Membuktikan bahwa zat kapur merupakan komponen penyusun tulang pada vertebrata
Alat dan Bahan
Telur
Tulang ayam
Larutan HC


9. Uji Golongan Darah
Tujuan: Menentukan golongan darah
Alat dan Bahan
Jarum lancet
Kaca obyek
Serum Golongan darah
Alkohol
Kapas
Tusuk gigi

Minggu, 03 Juli 2011

Pierre Deporte



Sebentar lagi kelihatannya publik Indonesia bakal dihebohkan dengan pemunculan seorang bule di drama Korea. Yang menarik bukan karena ganteng-nya tapi kemunculannya di drama berlatar belakang sejarah yang biasanya didominasi mata sipit, tapi kemudian disini akan muncul sosok mata biru berambut pirang dalam serial terbaru Indosiar ( sebenarnya di Korea sudah tayang 2 tahun yang lalu ) berjudul Tamra The Island

Dialah Pierre Deporte, cowok berkebangsaan Perancis yang lahir pada 29 Oktober 1985. Meski berkebangsaan perancis, Deporte sangat mahir berbahasa Korea. Tamra The Island merupakan debutnya di dunia per-drama-an Korea dan merupakan orang Perancis pertama yang menjadi tokoh utama dalam serial TV Korea. Ia belajar bahasa Korea sejak usia 5 tahun di Perancis, sebab ibu tirinya memang berkebangsaan Korea dan dialah yang memberikan pengaruh besar terhadap karier Deporte di Korea. Sudah 2 serial yang ia bintangi yaitu tamra The island dan satu lagi berjudul  High Kick Through the Roof. Sedikit banyak sudah kulihat aktingya di  Tamra dan memang keren habis,,,, (^_^)b