Selasa, 14 Desember 2010

Virus Ebola


Sejarah
Virus ebola ditemukan di Sudan dan Zaire pada tahun 1976. Habitatnya di alam belum diketahui, begitu pula prosesnya menjadi epidemic.

Virus ebola dapat hidup di atmosfer selama beberapa menit, kemudian akan mati oleh sinar ultraviolet. Saat ini virus ebola merupakan virus yang sangat mematikan. Virus ebola merusak jaringan dan sel tubuh dan menyebabkan kematian dalam jangka waktu kurang dari 2 minggu. 

Klasifikasi
Kelas: Kelas V ((-)ssRNA)
Ordo: Mononegavirales
Famili: Filoviridae
Genus: Ebolavirus

Gejala: 
Gejala awal yang ditimbulkan oleh ebola sama dengan gejala Influenza, yaitu :  demam, menggigil dan sakit kepala, nyeri otot dan nafsu makan hilang. 

Gejala ini muncul setelah 3 hari terinfeksi. 

  • Setelah itu virus ebola mulai berreplikasi. Virus ebola menyerang darah. Sel darah yang mati akan menyumbat kapiler darah dan menyebabkan kulit memar, melepuh bahkan larut seperti kertas basah.

  • Pada hari ke-6 darah keluar dai mata, hidung, dan telinga. Selain itu penderita memuntahkan cairan hitam yang merupakan jaringan dalam tubuh yang hancur.
  • Pada hari ke-9 bisaanya penderita meninggal dunia.
Penularan
Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita ebola. Misalnya darah, feses, urin, ludah dan keringat.
Sampai saat ini belum ada penyembuhannya.

Gambar untuk Virus Ebola

Tidak ada komentar:

Posting Komentar